Masduki : Saya Sidak Ke Toko Keramik, Persoalan Tanah Wakaf Masjid Agung Al – Ikhlas Belum Selesai

Cilegon, LN – PT.Lugas Multimedia Nusantara mengadakan diskusi publik terkait persoalan tanah Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, dalam diskusi publik tersebut mengangkat persoalan hukum terhadap kasus sengketa tanah yang sedang mana melibatkan beberapa perusahaan BUMN hal ini Pelindo II regional Banten.

Diselah acara diskusi publik LUGAS TV selasai, ketua Komisi DPRD Kota Cilegon Masduki, mengatakan bahwa beberapa hari lalu dirinya melakukan investigasi kelokasi toko Keramik yang menjadi objek persoalan tanah Wakaf Masjid Agung Al-Iklas, warga Kadipaten, Kelurahan Kedalamen, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Dirinya bertujuan menyambangi toko Keramik tersebut adalah pada intinya menyampaikan bahwa persoalan kasus tanah Wakaf Masjid Agung Al-Iklas belum selesai, bahkan dirinya melakukan hal tersebut adalah adanya aspirasi masyarakat mempertanyakan persoalan tanah Wakaf Masjid Agung Al-Iklas tersebut.

“Beberapa hari lalu, saya ke ‘Bintang Laguna’ menyampaikan kasus tanah Wakaf Masjid Agung Al-Iklas belum selesai, yang mana merupakan adalah ahli waris tanah yang sedang bermasalah dengan warga Kadipaten, Kelurahan Kedalamen, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, ‘ Kata Masduki Ketua Komisi I DPRD kota Cilegon, Senin 13/11/2023, outdoor LUGAS TV.

“Saya juga waktu dekat ini, mau ke dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP)kebetulan kepala dinas baru, minta Toko Keramik ditutup sementara, ” Ujar Ketua Komisi I Kota Cilegon.

“Saya tetap kawal, soalnya masyarakat Kadipaten selalu mempertanyakan sejauh apa persoalannya, ” Pungkasnya.

Untuk diketahui toko keramik yang berlokasi di kelurahan Kedalaman,Kecamatan Cibeber,Kota Cilegon lahannya diduga masih bersengketa dengan ahli waris dimana lahan tersebut dihibahkan kepada masjid Agung Al-Iklas, Kadipaten,menurut warga Kadipaten persoalan tanah Wakaf belum selesai,tau tau sudah dibangun toko Keramik,padahal izin Persetujuan Bangunan Gedung, atau disingkat PBG,belum ada dari dinas terkait kota Cilegon.(Badia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *