Pengakuan Supir,Korban Kebakaran Kapal KM Mutiara Berkah I, Sepertinya Tidak Ada Baju Pelampung

Cilegon, LN – Kebakaran kapal KM Mutiara Berkah 1 dari perusahaan pelayaran PT.ALP(Atonsin Lampung Pelayaran) di Pelabuhan Indahkiat Merak-Banten pada rabu 06/09/2023 mengisahkan cerita para supir truk yang menjadi korban kebakaran tersebut.

Informasi yang didapatkan lugas TV bahwa para supir yang merupakan penumpang dari kapal KM Mutiara Berkah I dikumpulkan di salah satu tempat, dan saat bincang bincang dengan wartawan lugas TV menceritakan pengalaman yang tidak akan bisa dilupakan dalam hidup mereka.

Seperti yang disampaikan Suheri supir trailer asal Pandeglang dimana saat persis terjadi kebakaran dirinya dalam keadaan istrahat,namun dengan adanya teriakan kebakaran maka dengan kondisi panik langsung menyelamatkan diri, namun sangat disayangkan tidak ada arahan dari pihak ABK Kapal Mutiara Berkah I untuk menggunakan baju pelampung atau life jaket, sampai dirinya dan penumpang lainnya turun menggunakan alat berat crane.

“Persis kronologi kebakaran saya tidak tau,karna saya sedang tidur, tersentak dengar suara kebakaran, sehingga saya panik, ” Kata Suheri kepada wartawan lugas TV Sabtu 09/2023.

“Anehnya tidak ada sama sekali pihak kapal KM Mutiara Berkah I memerintahkan untuk menggunakan baju pelampung atau life jaket, apakah ada atau tidak, saya kurang tau, namun saya menyayangkan kurang sigap para ABK Kapal, ” Ujarnya

“Yang mengerikan pengalaman yang tidak bisa saya lupakan bahwa saya dan rekan supir lainnya bisa sampe kedaratan itu karna menggunakan alat berat Crane, ” Tutupnya.

“Kebetulan ada crane tidak jauh dari lokasi kebakaran, maka digunakan alat berat crane untuk bisa saya dan lainnya kedarat, ” Pungkasnya.

Untuk diketahui pihak perusahaan pelayaran PT ALP (Atonsin Lampung Pelayaran) pasca kebakaran kapal km Mutiara berkah I mengumpulkan seluruh penumpang dan memfasilitasi segala kebutuhan makan dan minum, bahkan saat bincang bincang terbesit keinginan para korban Kebakaran untuk pihak perusahaan pelayaran PT ALP dapat menggantikan SIM dan Document lainnya yang hangus terbakar.

Sebelumnya pihak perusahaan pelayaran PT ALP melalui kepala cabang pelabuhan Indahkiat Merak-Banten Pondang Sagala mengatakan bahwa baju pelampung dan life jaket sudah tersedia.

“Mohon ijin ,Untuk baju pelampung ada di atas kapal,jumlah 998 + 98 life jaket, “Jawab singkat (Blangkon)









Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *