Senin, 25 Mei 2026

Badai Menerpa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” PDI- Perjuangan Tahan Banting”

Lugas.net, 23 February 2025, 08:39

Oleh : Badia Sinaga.

Cilegon, LN – Partai politik adalah organisasi yang mengoordinasikan calon untuk bersaing dalam pemilihan di negara tertentu. Anggota partai umumnya memiliki gagasan yang sama tentang politik dan partai dapat mempromosikan tujuan ideologis yang mengedepankan dasar negara tersebut serta kebijakan tertentu sebagai penguat rasa persatuan.

Penulis mencoba menyampaikan ditahun 1955 (70 tahun silam) pemilu sudah diikuti oleh lebih 30-an partai politik dengan beragam ideologi dan lebih dari seratus daftar kumpulan dan calon perseorangan, namun yang bertahan sampai saat ini bisa dikatakan nyaris tidak ada lagi, kemungkinan beberapa partai orde Lama ber irisan dengan partai PDIP.

Partai politik yang mengikuti pada masa itu ada Partai Nasional Indonesia (PNI), Masyumi, Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Partai Katolik, Partai Sosialis Indonesia (PSI), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Partai Rakyat Nasional (PRN), Partai Buruh, Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS), Partai Rakyat Indonesia (PRI), Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba), Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki), Persatuan Indoenesia Raya (PIR) Wongsonegoro, Grinda, Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai), Persatuan Daya (PD), PIR Hazairin, Partai Politik Tarikat Islam (PPTI), Angkatan Kemenangan Umat Islam (AKUI), Persatuan Rakyat Desa (PRD), Partai Republik Indonesis Merdeka (PRIM), Angkatan Comunis Muda (Acoma), dan lainnya.

Berbicara lahirnya partai PDI- Perjuangan penulis mencoba menyampaikan sejarah partai yang dari awal selalu mendapatkan tantangan yang besar baik dari eksternal dan internal melalui Wikipedia Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) adalah sebuah partai politik di Indonesia berposisi kiri-tengah. Sejak tahun 2014, partai ini telah menjadi partai penguasa dan terbesar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan 128 kursi. Partai ini saat ini dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri, yang menjabat sebagai Presiden Indonesia dari tahun 2001 hingga 2004.

Adapun PDI-Perjuangan terbentuk awal
10 Januari tahun 1973 kurang lebih 52 tahun lalu pada saat itu bernama PDI setelah itu pada15 Februari 1999 berubah nama sebagai PDI Perjuangan.

kader PDI-P harus memiliki semangat yang sama dengan perjuangan Presiden Pertama RI sekaligus Proklamator Kemerdekaan, Soekarno atau Bung Karno.Dimana Partai PDIP sudah lima dekade lalu lahir dari nyala keberanian,partai lahir untuk memperjuangkan keadilan bagi mereka yang terpinggirkan itu merupakan pesan Megawati Sukarnoputri.

Beberapa peristiwa pahit sudah dialami partai berlambang moncong kepala banteng, yang paling menyita perhatian publik dimana badai menerpa kembali beberapa hari lalu tepatnya kamis 20 februari 2025 dimana penetapan oleh KPK terhadap sekretaris jenderal PDIP Hasto Krisyanto ditahan dengan kasus dugaan penyuapan dan merintangi pemeriksaan.

Penulis mencoba menyamakan partai besutan Megawati Soekarnoputri bisa diartikan sesuatu yang tahan banting yang artinya Individu yang dapat bertahan itu dalam bahasa psikologi disebut memiliki kepribadian tahan banting (hardiness personality).

Secara literatur hal ini dapat diartikan sebagai ketahanan, ketabahan hati atau daya tahan. Kepribadian tahan banting ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan fisik dan mental.

Dampak daripada penahanan KPK terhadap sekjend PDIP Hasto Krisyanto membuat surat Instruksi Megawati Sukarnoputri agar Kepala Daerah dari Kader PDIP Tunda Ikut Retret yang diselenggarakan di Malang Jawa Timur.

Dalam usia Megawati Sukarnoputri saat ini 78 tahun tentunya sudah matang dalam hal berorganisasi dunia politik apalagi usia PDIP sudah 52 tahun dengan berbagai badai gelombang besar dan kecil tentunya masyarakat menghargai pendapat partai PDIP menyebutkan kasus Hasto Krisyanto murni kriminalisasi Politik.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *