Cilegon, LN – Akibat kebijakan penyebrangan Merak-Bakauheni membuat ratusan supir truck dan pengurus truck gruduk kantor KSOP(Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten).
Aksi ratusan supir dan pengurus truck dipicu atas kebijakan penyebrangan yang tidak mengedepankan pelayanan kepada pengguna jasa.
Marhan ketua Petruk(Pengurus Truck) Pelabuhan Penyebrangan Merak-Bakauheni mengatakan aksi protes tersebut terjadi lantaran salah satu rekan supirnya yang sakit dan di bawa ke RS Krakatau Medika cilegon akibat ke lelahan karna terlalu lama menunggu selama 3 hari untuk bisa masuk ke dalam Kapal.
Marhan menambahkan aksi tersebut akibat peraturan yang di buat oleh pihak KSOP dengan mengalihkan seluruh kendaraan ke pelabuhan BBJ dan ciwandan, sedangkan di dua pelabuhan tersebut sangat padat sekali.
”Ini akibat peraturan yang di buat oleh KSOP sampai ada supir yang di larikan ke rumah sakit karna ke lelahan menunggu tiga hari untuk masuk kapal, ini bukan karna pelabuhan penuh tapi di Tahan oleh pihak KSOP, ASDP kan hanya eksekutor.” Kata Marhan Sabtu 27/12/2025.
”Harusnya, peraturan di buat secara kondisional, supir-supir ini kan butuh makan solar habis, pokoknya sangat merugikan sekali para supir-supir.” Ujarnya.
Hasil dari aksi ratusan supir akhirnya dapat di reda setelah di berikanya akses bagi pengendara supir truck untuk bisa menyebrang di pelabuhan Merak Banten Oleh KSOP dan BPTD. (Red)














