Cilegon, LN – Mendekati Ramadhan 1442 H elpiji 3kg yang program subsidi pemerintah ini susah ditemukan di pasaran baik khusus nya di wilayah Cilegon, Banten.
Keluhan Masyarakat Terkait langkanya elpiji 3 kg ini disampaikan kepada wartawan lugas.net , jumat 09/04/2021, seperti yang dikeluhkan latif warga kecamatan grogol ini,dimana menurut latif belum mendapatkan elpiji para pedagang mengatakan belum ada kiriman dari Pangkalan.
“Benar om tadi pagi 10 warung saya datangin tidak ada gas elpiji, ” Kata latif.
“Kata para pedagang belum dikirim pihak pangkalan, saya perhatin kenapa jelang ramadhan selalu aja begini, jangankan elpiji produk lainnya rata-rata begitu, ” Ungkap latif kesal.
Hal yang sama juga dikeluhkan wati warga pulomerak pasalnya terminal Tank Elpiji ada dimerak, namun susahnya mencari gas elpiji di pasaran.
“Saya Heran di merak ada terminal tanki gas elpiji (LPG) namun masyarakat sekitar susah mendapatkan di pasaran, ” Ujarnya.
“Bahkan harga diwarung berbeda-beda, ada yang 22.000 rb bahkan sampai 30.000 rb, ” Imbuhnya
“Apa ini permainan Pangkalan atau memang dari pertamina koutanya dikurangin, tandasnya.
Salah satu Pengecer enggan disebut namanya mengatakan bahwa kelangkaan ini bisa diselidiki pihak terkait apakah ditimbun atau memang kouta yang dikurangin.
” Kalau bisa sih Dinas terkait coba diselidiki akibat langka nya gas elpiji apa,bisa dugaan ditimbun atau memang kouta dikurangin, “jawabnya singkat.(Hendro)














