Serang, LN – Setelah tiga tahun belajar dan menyelesaikan pendidikan menengah di sejumlah SMA dan SMK di provinsi Banten, siswa Asal papua dan papua barat yang mengikuti program Afirmasi Pendididikan Menengah (ADEM) angkatan ke 6 dipulangkan kembali ke daerah asal mereka di Papua dan Papua Barat.
Dr. H. Tabrani, M.Pd selaku kepala dinas pendidikan provinsi Banten, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bidang Diksus beserta kepala sekolah dan guru guru pendamping yang telah bersinergi dan berkoordinasi dengan baik sehingga pelayanan pendidikan bermutu yang saat ini sudah mengalami peningkatan di Banten dapat juga dirasakan oleh adik adik peserta didik asal bumi cendrawasih ini.
Dalam pelayanan pendidikan siswa papua di Banten, Dr. H. Supandi menyampaikan bahwa ada peran koordinasi yang baik dari 20 sekolah SMA:SMK yang tersebar di delapan kabupaten kota.
Keberangkatan ke 60 siswa ADEM angkatan 6 ini didampingi langsung oleh supandi dan Untung Supriyanto selaku koordinator ADEM Prov Banten.
Dalam pemulangan ini, untung mengaku melakukan koordinasi dengan direktorat selaku pengelola program, Kepolisian , pemerintah papua barat dan koordinator adem provinsi lain sehingga pemulangan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
Dalam acara pelepasan yang dilakukan di SMKN 1 Kragilan siswa terlihat sangat akrab dalam berinteraksi dengan guru dan juga kepala dinas. William dan siti aisyah, salah satu siswa papua barat yang bersekolah di SMKN 1 Kragilan mengatakan selama bersekolah di Banten dia merasa senang dan diperhatikan.(*Red)














