Selasa, 22 September 2026

Todo Nainggolan : Organisasi PBB Merupakan Garda Terdepan Menjaga Tonggak Toleransi

Lugas.net, 22 September 2026, 22:04

Tangerang, LN – DPD PBB (Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Batak Bersatu) Provinsi Banten Menanggapi peristiwa dugaan sekelompok orang yang meminta bangunan yang digunakan untuk beribadah ditutup.

Ketua DPD PBB Provinsi Banten Todo Nainggolan saat dikonfirmasi lugas.net menyampaikan apresiasi kepada semua pihak seperti Forkopimda, aparat kepolisian dan tokoh masyarakat dan agama.

“Kami Pemuda Batak bersatu di tingkat Dewan Pinpinan Daerah Prov Banten menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat atas selesainya permasalahan pelarangan ibadah dan penutupan paksa pada hari minggu lalu” Kata Todo Nainggolan, selasa 22/09/2026.

“Terima kasih kepada Forkopimda pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan warga masyarakat yang telah mengedepankan dialog,dan musyawarah dengan kepala dingin, dan semangat toleransi. ” ujarnya.

“Semoga momentum perdamaian ini memperkuat kerukunan antarumat beragama dan bukan saja untuk minoritas Kristiani tapi juga untuk semua agama, memastikan hak beribadah setiap warga negara tetap terjaga dengan baik” terang Todo Nainggolan kepada lugas.net

“Dimana organisasi PBB (Pemuda Batak Bersatu) khususnya DPD PBB Provinsi Banten tentunya arahan Dewan Pimpinan Pusat selalu menjadi garda terdepan menjaga tonggak toleransi” pungkasnya.

Untuk diketahui Aji Cahyono Putra alias Gojil, pelaku pembubaran dan pengancaman ibadah menggunakan senjata tajam terhadap jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang, telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.(Red)