Senin, 25 Mei 2026

MMP UNIBA Sukses Gelar PkM Usung Tema “Kenali, Hindari, dan Atasi Bersama Kenakalan Remaja.”

Lugas.net, 5 August 2025, 11:40

Serang, LN – Program Magister Manajemen Pendidikan (MMP) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Kenali, Hindari, dan Atasi Bersama Kenakalan Remaja.”

Dimana acara PkM ini berlangsung pada Minggu, 3 Agustus 2025, bertempat di Yayasan AL ITTIHAD tepatnya di sekolah MA AL ITTIHAD Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

PkM ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat, khususnya para orang tua, pendidik, dan pelajar di MA AL ITTIHAD Tanara, mengenai seluk-beluk kenakalan remaja yang berkaitan dengan bullying atau perundungan.

Adapun tujuannya adalah membekali mereka dengan pengetahuan untuk mengenali ciri-ciri bullying, jenis-jenis bullying yang sering terjadi di sekolah, tanda-tanda korban bullying, peran guru dalam mengenali bullying, langkah guru saat mengetahui bullying, penanganan kasus bullying oleh guru, membangun lingkungan sekolah yang aman, pendidikan karakter sebagai pencegahan bullying, strategi guru dalam mencegah bullying di kelas, mengatasi bullying nonfisik dan cyberbullying dan kolaborasi guru dan orang tua dalam menangani bullying yang terjadi di sekolah.

Tim pengabdi dari Magister Manajemen Pendidikan UNIBA, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, bertindak sebagai narasumber dan fasilitator. Mereka menghadirkan materi yang relevan dan interaktif, disesuaikan dengan konteks sosial di Tanara. Peserta yang hadir meliputi perwakilan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pelajar setempat.

Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, menjadi lokasi pilihan untuk PkM ini. Pemilihan lokasi ini didasari oleh survei awal yang menunjukkan adanya kebutuhan akan edukasi dan pendampingan terkait isu kenakalan remaja yang dipicu oleh perundungan di wilayah tersebut. Isu perundungan menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk Tanara.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIBA, dalam sambutannya, menekankan bahwa isu perundungan atau bullying bukanlah masalah individu semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan penanganan dini isu bullying dapat meningkat.

PkM dikemas dalam bentuk seminar interaktif dan sesi diskusi kelompok. Narasumber memaparkan berbagai faktor penyebab bullying, jenis-jenis bullying, serta dampaknya. Selain itu, dipresentasikan pula tips praktis bagi orang tua dalam membangun komunikasi yang efektif dengan anak, peran guru dalam mengidentifikasi masalah, dan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang remaja secara positif.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan studi kasus yang dibahas bersama.

Sebagai kesimpulan dari seminar interaktif tersebut adalah bahwa bullying di sekolah adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan prestasi akademik siswa. Kasus bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti verbal, fisik, atau psikologis, dan dapat berdampak jangka panjang pada korban.

Manajemen sekolah memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani kasus bullying. Sekolah dapat mengimplementasikan kebijakan anti-bullying yang jelas dan efektif, serta menyediakan pelatihan bagi guru dan staf untuk mengenali dan menangani kasus bullying.
Selain itu, sekolah juga dapat mempromosikan budaya sekolah yang positif dan inklusif, serta menyediakan dukungan bagi siswa yang menjadi korban bullying. Dengan demikian, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa.

Namun, manajemen sekolah juga perlu bekerja sama dengan orang tua dan masyarakat untuk mencegah dan menangani kasus bullying. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan mendukung kesejahteraan siswa.”

Melalui kegiatan ini, Magister Manajemen Pendidikan UNIBA berharap PkM ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan isu bullying di sekolah, demi terciptanya generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *