Cilegon,LN – Pemerintah Kelurahan Gerem menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama lima anggota DPRD Kota Cilegon dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gerem, Kamis (14/8/2025). Pertemuan ini membahas penyelarasan program pembangunan kelurahan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) para legislator, khususnya terkait penyediaan air bersih dan mitigasi bencana.
Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin, menyampaikan harapannya agar kehadiran para wakil rakyat dapat mempercepat realisasi program prioritas. “Tugas dewan salah satunya adalah penganggaran. Semoga program yang sudah kami susun dapat selaras dengan pokir anggota dewan,” ujarnya.
Rahmadi memaparkan, dari 17 titik sumur bor yang telah dibangun, masih ada tiga wilayah yang belum terjangkau jaringan air bersih. Selain itu, kebutuhan infrastruktur pendukung mitigasi bencana seperti akses jalan, rumah tanggap darurat, dan pemasangan guardrail di titik rawan kecelakaan juga mendesak. “Sekitar 80% wilayah kita belum memiliki guardrail, ini membahayakan keselamatan warga,” katanya.
Lima legislator yang hadir adalah Muhammad Saiful Basri (PPP), H. Jazuli (PKS), Faturohmi (Gerindra), Fachri Mohammad Rizki (Demokrat), dan H. Abdul Rojak (Golkar).
Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS, H. Jazuli, menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan program air bersih. “Insya Allah untuk Kelurahan Gerem kami siap mendukung. Kami akan mencari solusi percepatan bersama lurah dengan menggali potensi yang ada, sehingga program ini segera terealisasi,” ucapnya.
Ia juga berkomitmen mendorong alokasi anggaran melalui APBD-P 2025. “Kami siap menyampaikan aspirasi warga dan berharap semua pihak dapat bersinergi,” pungkasnya.(Red).














