Merak, LN – Pasca ditetapkan Larangan mudik oleh pemerintah mulai 6/05/2021 pelabuhan penyebrangan Merak -Bakauheni dibuka hanya 2 Derbaga yang beroperasional untuk pelayanan kendaraan ekpedisi barang,Sembilan bahan Pokok dan Ambulan.
Seperti Pantauan lugas.net kamis dini hari tampak pelabuhan untuk kendaraan penumpang maupun sepeda motor sepi nyaris nihil,namun terjadi penumpukan kendaraan truck pengangkut logistick.
Penumpukan Kendaraan logistik malam ini di Pelabuhan penyebrangan Merak dipicu Akibat dari kebijakan penutupan 4 dermaga oleh otoritas pelabuhan dari 7 dermaga yang ada.
Marno salah satu supir logistik mengatakan bahwa dirinya sudah sejam lalu, padahal menurutnya sebelum di tetapkan larangan mudik,tidak mengalami antrian.
“Sejam lalu saya sudah antri, katanya dermaga cuma 2 yang operasi, ” Ujar marno.
“Kalau ada kapal kenapa nga di buka aja dermaga lain, kalau tidak antri tidak masalah, puguh malam ini om, coba om liat, ” Imbuh nya.
Selain Marno, fajar juga mengeluh hal yang sama.
“Kita juga pengguna jasa, sama-sama bayar tiket, kenapa harus dibatasi ya, sedangkan menurut biasa jumat dan sabtu kendaraan ekpedisi meningkat, ” Ungkap Fajar.
“Harapan kami para supir, pengelola pelabuhan dan para pejabat terkait ya kaluu bisa ditambah lagi dermaga,supaya jangan kelamaan antri, yang tentunya mengeluarkan biaya cost tambah, ” Tandas Fajar.
Untuk diketahui Para pengguna jasa/ sopir truck mengeluhkan kondisi ini karna sangat menghambat perjalanan mereka, Para pengguna jasa mempertanyakan mengapa ketika ada pembatasan arus mudik tidak ada kendaraan penumpang,
Tetapi justru malah terjadi kemacetan seperti ini,Kenapa hanya 3 dermaga yang operasi sementara 4 dermaga tidak difungsikan, padahal semuanya dlm kondisi siap operasi begitu pertanyaan di benak para supir yang sedang antri. (wahyu)














