Sabtu, 02 Mei 2026

Penumpang Pelabuhan Penyebrangan Merak Harus tau ini PPKM darurat.

Lugas.net, 5 July 2021, 10:47

Merak, LN – delapan orang Penumpang penyebrangan merak terlantar dikarenakan tidak memiliki surat kesehatan yang harus dimiliki masyarakat yang berpergian dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Iwan dan rekan-rekan terlantar di salah satu warung tidak jauh dari pelabuhan saat dikonfirmasi wartawan lugas.net mengaku kebingungan dimana mereka hendak pulang ke lampung, habis kerja bangunan di kota Bekasi,Jawa Barat senin 05/07/2021.

“Iya Pak saya dan kawan-kawan mau menyebrang namun petugas pelabuhan meminta surat swab dan kami tidak punya, lalu diarahkan ke puskesmas pulo Merak, Lagi-lagi Puskesmas tutup, ya biunglah Pak”, ujar Iwan dengan nada kesel.

Saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas Pulo Merak Dr Isnayati mengatakan kalau Rawat ini tidak tutup kalau rawat jalan tutup.

“Rawat inap ga tutup pak, rawat jalan sdh tutup,Rawat inap dan IGD tidak melayani swab antigen”, ujarnya.

“Seharusnya pelaku perjalanan sudah melaksanakan vaksin dan melakukan pemeriksaan swab antigen karna seluruh indonesia memberlakukan ppkm darurat ditetapkan presiden,dan juga perwali walikota”, imbuh Dr Isnayati.

” Kalau puskesmas tidak melakukan swab antigen untuk syarat perjalanan tapi melakukan swab untuk tracing pasien covid dan ibu melahirkan”, tandasnya.

Sementara Pihak ASDP Indonesia Fery Merak melalui Manager SDM Justan, bahwa setiap penumpang baik pejalan kaki, supir dan Mobil pribadi harus menunjukkan hasil vaksinasi dan swab.

“Benar Bang selama PPKM darurat mulai hari ini senin 05/07/2021 harus ada Surat Vaksinasi dan Antigen yang harus dimiliki bagi setiap perjalanan”,ujarnya singkat(Hendro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *