Merak, LN – Masyarakat meminta satpol PP kota Cilegon segera menertibkan wanita yang kerapkali mangkal malam hari,pemandangan ini tentunya tidak elok di lihat,apalagi di musim Nataru akan mencoreng kota Cilegon yang edentik Kota Santri dan terkenal religius.
Tokoh masyarakat yang juga sebagai Ketua Umum LSM Gapurra Banten Husen Saidan meminta ketegasan dari aparat pemerintah Cilegon hal ini satpol PP,menurut Husen Saidan dari laporan masyarakat jika malam hari akan ada pemandangan di sekitar tikungan mangku putra,daerah sukajadi bahkan di area pelabuhan merak.
“Saya dapat laporan masyarakat semakin banyaknya wanita-wanita jika malam hari mangkal di tikungan mangku putra,sukajadi,bahkan pelabuhan Merak”, ujar Husen Saidan.
“Apakah ini dampak dari THM(Tempat hiburan malam) yang di jalan lingkar selatan yang ditutup”, imbuh nya.
“Saya rasa pemerintah hal ini satpol PP harus dapat melihat kondisi ini, jangan dibiarkan, apalagi musim Natura(Natal dan Tahun baru), kemungkinan besar mobilitas masyarakat akan tinggi”,pungkasnya.
“Malu jika nanti disebut merak julukan” Tikungan cinta sesaat “atau julukan lainnya”, tandas Husen.
Sementara udin (nama samaran)mengatakan kepada lugas. net senin malam 13/12/2021,setelah penutupan THM beberapa waktu lalu di JLS,tampak ada penambahan wajah-wajah baru tampak mangkal di wilayah merak,seperti Tikungan,sukajadi,sampai pelabuhan Merak dengan pakain yang kurang bahan, sehingga membuat kaum Adam dapat tergiur.
“Liat aja sendiri om,kalau sudah jam 10 malam keatas, kalau orang luar cilegon yang pas lewat, gimana malu dong”, kata udin (nama samaran)
“Mestinya aparat terkait lakukan sesuatu yang kreatif agar jangan semakin banyak”,ujarnya.(Badia)













