Sabtu, 02 Mei 2026

Aksi Arogansi Kepdes Mangunreja ;
Desain Seolah olah menghormati dan Menghargai Jurnalistik.

Lugas.net, 4 July 2021, 08:46

Serang, LN – Aksi damai dari Himpunan pengusaha Lokal Desa Kedung Soka,kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang,selasa 29/06/2021 kepada Pabrik Baru PT.Satyamitra surya Perkasa Pabrik Penyulingan Air laut menjadi garam untuk kebutuhan industri.

Dalam Aksi Damai jelas ada Adu mulut dan saling Dorong antara koordinator Aksi Romeo dengan aparat security dan diduga keluarga besar oknum kepala Desa mangunreja,dimana dalam aksi damai tersebut juga dihadiri beberapa media, seperti lugas.net ,MNCTV ,Media news,Kiss.news,Banten exis dan Banten.ku.

Namun disayakangkan Rekan-Rekan wartawan mendapat perlakuan tidak sopan, bentakan, dan ancaman untuk membanting kamera jika di ambil gambar,dan pengusiran oleh oknum kepala Desa mangunreja.

Tidak begitu lama selesai aksi salah satu media yang hadir (Banten Exis)langsung menaikan pemberitaan dengan judul “Preman Intimidasi wartawan cilegon alat liputan hampir dibanting” dan langsung membuat gerah oknum kepala desa tersebut, segera membantah tidak ada preman dan intimidasi, bahkan tidak ada aksi ada mulut.

Bahkan salah satu media online langsung malam harinya membuat berita dengan judul “Kepala Desa Mangunreja H.abdul Latief:Peran Pers sangat Penting”

Demikian Klarifikasi Dan Hak Bantah Kepala Desa Mangunreja.
HAK JAWAB DAN KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA MANGUNREJA

Terkait dengan pemberitaan yang muncul di bantenexis.com berjudul Preman Intimidasi Wartawan Cilegon Alat Liputan Hampir Dibanting, kami dari Pemerintah Desa Mangunreja menyampaikan protes sekaligus mengklarifikasi isi pemberitaan karena pemberitaan yang kontennya menyinggung Pemerintah Desa Mangunreja tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan.

1.Pemberitaan menyudutkan, terkesan tendensius, tidak profesional, dan menyudutkan Kepala Desa Mangunreja.

  1. Kepala Desa Mangunreja tidak pernah memerintahkan preman untuk menghalang-halangi peliputan media massa.
  2. Kepala Desa dan Pemerintah Desa Mangunreja menghormati kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kerja pers sesuai dengan kaidah dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
  3. Tidak ada kericuhan ataupun adu mulut dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan PT Ainul Hayat Sejahtera seperti yang diberitakan media terkait. Kepala Desa Mangunreja hanya mencoba berkomunikasi dan menengahi dengan pengunjukrasa untuk menghindari terjadinya konflik horizontal, karena pada saat bersamaan, warga Mangunreja di kawasan setempat merasa terganggu dengan sikap pengunjuk rasa. Kepala Desa Mangunreja mencoba melakukan langkah preventif dan persuasif agar kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat terjaga.
  4. Demikian klarifikasi dan hak jawab ini kami sampaikan agar tidak ada fitnah, dan tidak ada oknum yang memanfaatkan, serta mengatasnamakan media massa untuk kepentingan sesaat.(Badia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *