Cilegon,LN – BPTD Kelas II Banten bersama jajaran PT. ASDP Ferry Indonesia (Persero) Cab. MERAK – BAKAUHENI, POLDA Banten, GAPASDAP, INFA dan Stakeholder Terkait lainnya, melaksanakan rapat koordinasi antisipasi lonjakan angkutan penyeberangan di wilayah Pelabuhan penyebrangan Merak – Bakauheni.
Berdasarkan SKB 3 Menteri terkait Cuti Berasma pada Hari Raya Idul Adha 1444 H, pada tgl 28, 29 dan 30 Juni 2023, dimana cuti bersma ini bersamaan dengan liburan anak sekolah, sehingga diprediksikan akan menimbulkan bangkitan perjalanan. Olehnya kepala BPTD Kelas II Banten Dr. BENNY NURDIN YUSUF, MH., memandang perlu dilakukan rapat koordinasi guna mengantisipasi lonjakan dengan persiapan baik di area Pelabuhan Penyebrangan, Kesiapan Kapal ferry dan Antisipasi Arus lalu lintas di sekitar wilayah Pelabuhan Penyebranagn Merak.
Pada Lebaran Idul Adha tahun ini diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang 5% hingga 10% dari hari biasanya, olehnya perlu dilakukan langkah antisipatif.
Langkah mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak, kami sudah sepakati bersama bahwa akan ada 6 dari 7 dermaga yang siap untuk digunakan, 1 Dermaga yang sedang dalam peningkatan kapasitas dermaga. Saat ini kesiapan kapal sebanyak 65 Kapal, dengan rincian 54 Kapal siap operasi dan 11 Kapal posisi docking, ujar Benny Nurdin.
Lanjut Benny”Saat ini untuk kondisi normal Kapal yang beroperasi berjumlah 24 Kapal sampai 35 kapal, sehingga jika terjadi lonjakan penumpang, Benny mengaku dapat diantiaipasi. Namun demikian jika terjadi kondisi diluar prediksi maka kami akan melakukan penambahan Kapal yang siap operasi (SO) dan mengutamakan Kapal-Kapal dengan kapasitas Besar.
Dari aspek keselamatan dan keamanan pelayaran BPTD bersama stakeholder terkait akan menyiapkan posko terpadu yg sifatnya memantau, mengawasi dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa angkutan penyeberangan termasuk pengaduan. Kami juga akan mengecek semua alat-alat kelengkapan keselamatan bersama team terpadu termasuk melakukan pengecekan manifest yg sesuai peruntah Dirjen Hubdat tanggal 22 juni 2023 pemberlakuan daftar manifest sesuai pnp dan kendaraan.
“Saya akan menerbitkan Sk. Terpadu atau Satgas Pemantauan dan Penertiban Manifest, ujar Benny kamis 22/06/2023
“Kami juga segera melakukan Rampcheck Kapal agar perusahaan pelayaran lebih memperhatikan aspek-aspek keselamatan dalam berlayar, ‘ucapnya.
Sementara itu di tempat yang sama Kasat PJR Polda Banten Kompol Fikri Ardiyansah menyambut baik rakoor ini dan siap mengantisipasi penanganan lalu lintas pada ruas jalan di area Tol, akses keluar tol, dan kawasan area pelabuhan penyeberangan Merak. Untuk mengantisipasi kendaraan yg parkir atau berhenti di bahu jalan/badan jalan untuk kepentingan tiket kami meminta PT ASDP menyiapkan gerai penjualan tiket di area Buffer Zone.
Antisipasi pengaturan arus lalu lintas tsb, Piglhak BPTD Kelas II Banten bersama dengan POLDA Banten serta Stakeholder terkait sudah membuat skenario MRLL , termasuk akan dilakukan peninjauan lokasi yang berpotensi menjadi titik Bottle Neck di jalur akses menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak. “Jika nantinya terjadi antrian diluar prediksi maka bukan tidak mungkin pola Angleb 2023 akan kita berlakukan seperti delaying sistem dan buka tutup, prinsipnya kami sudah siap, ujar kasat PJR Polda Banten”
Beberapa potensi bottle neck yg ada termasuk pengerjaan jalan di depan RM Simpang Raya Bawah, kami akan koordinasi BPJN untuk waktu pengerjaan dan rambu, bila memungkinkan akan kami buka sementara untuk menghindari antrian yg panjang. Ujar Fikri.
Berkaitan dengan Rambu-rambu Perlengkapan Jalan yang ada di Jalur Akses yang akan di lewati wisatawan dan Jalur angkutan lebaran Idul Adha, BPTD bersama Keploisian sudah mengantisipasi. Saat ini ada beberapa rambu yg sudah dititipkan di dishub Ciligon, nanti akan kami cek bersama. Jalur wusata juga akan menjadi pantauan kami karena akan terjadi peningkatan pergerakan di muaim liburan sekolah dan lebara idul adha. InsyaAllah kami akan turun bersama ujar mantan Kasubdit Prasarana Dit TSDP.
Sementara itu GM PT. ASDP cabng Merak, Soeharto menatakan bahwa pembahasan terkait belum optimalnya pencatatan manifest di Pelabuhan Penyeberangan Merak, kamipun sepakat dan mendukung pembentuk Tim Satgas oleh Ka.BPTD Banten bersama dengan stakeholder terkait untuk dapat membangun Sistem E-Ticketing menjadi lebih baik. Kami berharap bahwa koordinasi, komunikasi dan sinergitas yg terbangun akan membawa perubahan di Pelabuhan Penyeberangan Merak ujar Soeharto.(Red)














