Serang, LN – Salah satu wadah yang diberi nama “Rumah Doa Banten” yang mana kegiatanya melakukan doa secara spiritual yang dilakukan setiap rabu malam, adapun tujuan rumah doa ini pembekalan terhadap iman agama Kristen Protestan yang mengalami kelemahan iman, secara umum Rumah Doa Banten untuk berdoa dan Beribadah terhadap agama tertentu.
Postingan salah satu instagram gbihomh pada rabu 25 desember tahun 2024 ini yang memposting berbentuk video sekitar 8 menit yang mana keterangan kejadian peristiwa dalam video pada bulan agustus tahun 2024 lalu dimana puluhan warga menyambangi kegiatan doa yang dilakukan sekelompok masyarakat di RDB(Rumah Doa Banten), yang meminta aktivitas doa segera dihentikan karena menurut warga bangunan yang digunakan kegiatan bukan pada peruntukannya. 
Menurut penjelasan Hadi Sukirno yang merupakan koordinator dalam kegiatan spritual pembekalan iman nasrani tersebut dalam video tersebut menjelaskan bahwa dari tahun 2017 RDB(Rumah Doa Banten) sudah melakukan kegiatan berdoa dan tidak ada persoalan terhadap masyarakat sekitar, adanya bencana non alam pandemik covid-19 kegiatan pembekalan iman dihentikan, adapun kegiatan doa dilakukan secara zoom.
Masih dalam penjelasan Hadi Sukirno kegiatan Rumah Doa Banten dilakukan kembali pada tahun 2022 setelah PPKM (Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) diperbolehkan oleh pemerintah pusat bahkan menurutnya hubungan dengan masyarakat sekitar baik baik saja, yang menjadi aneh dan kebingungan yang dirasakan Hadi Sukirno dan warga yang melakukan spritual pembekalan iman setiap rabu malam dan minggu ini adanya sekelompok massa yang notabene pemuda meng gruduk pada bulan agustus tahun 2024 meminta kegiatan dihentikan.
Dengan kesepakatan bersama dan berlandaskan ‘Kasih’ maka kegiatan Berdoa dan Beribadah sementara distop 4 bulan terhitung sampai bulan Desember ini, tentunya sambil melakukan konsolidasi ke beberapa pihak seperti FKUB, Aparatur desa, LSM, aparat kepolisian, aparat keamanan unsur TNI hal ini Koramil, tokoh agama dan unsur lainnya. 
Hadi Sukirno sebagai koordinator kegiatan RDB (Rumah Doa Banten) berharap setelah memposting ke media sosial melalui aplikasi instagram permasalahan yang dihadapi menjadi viral dan supaya netizen yang memiliki jiwa Bhineka tunggal ika dapat membantu dan pemerintah dapat mengambil sikap dan turun tangan segera karena menurutnya apa yang dilakukan dalam kegiatan pembekalan iman adalah hal positif memperbaiki pribadi- pribadi yang buruk menjadi lebih baik bahkan keluarga keluarga yang menuju ambang kehancuran dapat dipulihkan kembali.
Menurut penelusuran media ini setelah di-posting ke aplikasi instagram gbihomh baru sehari sudah 7000 menonton dan puluhan komentar yang positif, semoga harapannya pemerintah kabupaten Serang dapat segera menyelesaikan persoalan yang dialami Hadi Sukirno dan puluhan warga yang berdoa dan beribadah di RDB ini.
Adapun kegiatan RDB (Rumah Doa Banten) ini berlokasi di jalan raya Cilegon KM 12 nomor 77 kampung Pelabuhan Bulan Rt 07 Rw 04,Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. (Red)














