Minggu, 17 Mei 2026

Flaring Pabrik Petrokimia PT. LCI Menimbulkan Langit Merah dan Udara Panas di Cilegon, Warga Wajar Panik..!!

Lugas.net, 21 May 2025, 14:28

Cilegon, LN – Selama dua malam terakhir, warga Kota Cilegon, Banten, diresahkan oleh fenomena flaring atau pembakaran gas sisa produksi dari pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia.

Fenomena ini menimbulkan langit kemerahan di malam hari, suhu udara yang terasa lebih panas Langit tampak merah dan Udara Panas di Cilegon,tentunya warga kekhawatiran akan pencemaran udara.

Salah satu warga Kelurahan Gerem, Sapry (42), mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa peningkatan suhu udara dan warna langit yang tidak biasa disebabkan oleh aktivitas industri.

“Malam ini, Cilegon panasnya enggak biasa. Ternyata baru tahu penyebabnya dari flaring pabrik Lotte,” ujar Sapri kepada wartawan, Rabu malam (21/5/2025).

Ia berharap pemerintah daerah maupun pihak perusahaan segera memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kondisi ini. “Warga butuh penjelasan resmi. Kami khawatir kalau dibiarkan, bisa berdampak pada kesehatan,” lanjutnya.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan nyala api besar dari cerobong pabrik dan langit malam yang tampak merah menyala. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara narasi warga yang menyampaikan kekhawatiran atas potensi gangguan kesehatan.

“Ini bahaya kalau besok banyak yang pilek, demam, selesma, sampai sesak napas. Asapnya enggak terkendali, tekanannya tinggi banget, serem,” kata seorang warga dalam video tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PT Lotte Chemical Indonesia maupun instansi pemerintah terkait penanganan flaring dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Menurut informasi umum, flaring merupakan proses standar di industri petrokimia untuk membakar gas sisa guna menghindari ledakan atau tekanan berlebih. Namun, jika berlangsung terus-menerus dan tanpa kontrol ketat, flaring bisa menimbulkan polusi udara serta risiko kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya.

Pemerintah daerah diminta segera melakukan pengawasan dan memberikan informasi terbuka kepada publik untuk meredam kecemasan warga.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *