Cilegon. LN – Viral pemberitaan di beberapa platform media bahkan di medsos yang mana dalam keterangan berita video tersebut seakan akan 4 oknum anggota DPRD Kota Cilegon yang berasal dari dapil Pulomerak- Grogol meminta jatah scrap dari Perusahaan PT.Lotte Chimical Indonesia.
Ternyata ada lima anggota DPRD Kota Cilegon hadir dalam aksi demo adalah MSB(PPP), FMR(Demokrat), BT(PAN), AR(Golkar), JZ(PKS) yang mana atas persetujuan ketua DPRD Kota Cilegon dan maksud kehadiran anggota DPRD tersebut adalah hanya menyaksikan perihal Ketenagakerjaan dan recruitment tujuan agar dapat ditindaklanjuti apabila tidak dijalankan komitmen.
Husen Saidan ketua umum LSM Gapura Banten (Gerakan Peduli Pembangunan Rakyat)Banten angkat bicara dimana menurtnya apa yang tersebar di medsos beberapa hari ini terkait ada dugaan oknum anggota DPRD Kota Cilegon meminta jatah proyek adalah 1000 % Hoax dimana Husen Saidan sendiri sebagai koordinasi aksi demo pada oktober tahun 2024 lalu.
Berikut pernyataan Husen Saidan Ketum LSM Gapura Banten kepada redaksi lugas.net.
“Pertama tama saya sangat menyayangkan pemberitaan yang menurut saya tendesius”,kata Husen Saidan mengawali penjelasannya.
“Dimana video tersebut adalah kegiatan aksi LSM Gapura bersama masyarakat dan di ikuti oleh anggota DPRD Kota Cilegon yang berasal dari Dapil Pulomerak dan Grogol pada bulan oktober tahun 2024 lalu, aksi berjalan kondusif memang ada aksi dorong dorongan hal itu biasa terjadi saat demo.”,ucap Husen Saidan.
“Sama sekali tidak ada narasi oknum anggota DPRD pada saat orasi ataupun audiensi dikantor PT.LCI yang meminta jatah proyek penjualan scrap seperti pemberitaan yang saat ini beredar “,ungkapnya.
“Kedatangan 5 wakil rakyat MSB(PPP), FMR(Demokrat), BT(PAN), AR(Golkar), JZ(PKS) atas persetujuan ketua DPRD Kota Cilegon dan maksud kehadiran anggota DPRD tersebut adalah hanya menyaksikan perihal Ketenagakerjaan dan recruitment tujuan agar dapat ditindaklanjuti apabila tidak dijalankan komitmen oleh pihak perusahaan “,tegas Husen Saidan
“Demo berjalan lancar dan tidak ada kisru,bahkan pihak PT Lotte Chemical Indonesia menjemput dengan kendaraan untuk mengadakan audiensi “,ujar Saidan.
“Bisa kita bayangkan beban sosial kepada anggota DPRD yang disebutkan dalam pemberitaan saat ini, setau saya pada waktu kejadian aksi demo pihak internal BK (Badan Kehormatan) DPRD Kota Cilegon juga sudah masuk laporan tidak ditemukan unsur pelanggaran “,pungkas Husen Saidan.
Berikut 5 tuntutan aksi demo bulan tahun 2024 oleh masyarakat yang dikoordinir LSM Gapura Banten kepada PT.Lotte Chimical Indonesia, tuntuntan yang kelima bikin menohok.
1.Memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal sebesar 70%.
2.Membuka penerimaan kerja secara ofline bukan online yang mana difasilitasi oleh pihak pemerintah hal ini Disnaker Kota Cilegon.
3.Membuka peluang kesempatan secara profesional kepada pengusaha lokal yang mana diatur dalam uu cipta kerja(Membuka peluang usaha terkait dengan berbagai regulasi dan undang-undang yang mengatur kegiatan ekonomi, termasuk UMKM dan usaha besar. UU Cipta Kerja)
4.Meminta program CSR Perusahaan PT.LCI tepat sasaran yang dirasakan oleh masyarakat sekitar.
5.Bubarkan Komite( Mengatasnamakan masyarakat tiga wilayah Kelurahan)menurut hemat kami dasar hukumnya apa, sepertinya untuk kepentingan golongan tertentu yang selama ini.dan meminta Polda Banten memeriksa kedudukan keaslian Komite tersebut.(Badia)









