Cilegon, LN – Salah satu keluarga di wilayah Cilegon memilih diam dirumah sesuai anjuran pemerintah tidak mudik dan menunda wisata selama musim lebaran idulfitri 1442 H.
Keluarga Bapak Badi,bukan keluarga miskin dan bukan juga keluarga kaya,namun bisa dikatakan sederhana namun selama adanya larangan mudik dari Pemerintah dan masih adanya virus covid-19 memilih untuk mengikuti anjuran pemerintah.
“Kalau tidak ada larangan dari pemerintah,mungkin kita mudik karna sudah jauh-jauh hari ada niat mudik di Lebaran tahun 2021 ini,” Ujar Badi
“Karna ada larangan dari pemerintah jangan mudik dan masih adanya zona orange untuk penyebaran COVID-19 makanya kita putuskan tidak mudik, ” Imbuhnya.
“Baik mudik dan wisata saya tunda, karna menurut saya sebagai warga Indonesia kita harus patuh sama aturan yang dikeluarkan pemerintah,” Tuturnya.
“Saya tidak mau mengajak orang lain harus mengikuti seperti saya,namun untuk meminta agar menjalani aturan pemerintah wajar kalinya, ” Tutup Badi.
Seperti dikutif dari Republika.co.id jumat 14/05/2021 Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, pemerintah Indonesia harus tanggap secara cepat untuk menangani virus Covid-19 yang semakin buruk di Indonesia. Salah satunya penguatan di tracing, testing, dan treatment (3T) dan fasilitas kesehatan (faskes).(Wahyu)














