Cilegon, LN – Mengumpulkan minyak bekas atau minyak jelantah bagi masyarakat saat ini selain mengurangi limbah dan pencemaran lingkungan, minyak jelantah juga dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat serta bernilai ekonomis khususnya bagi para ibu rumah tangga,kini sudah bisa mendapatkan penghasilan uang tambahan, dengan cara mengumpulkan minyak jelantah atau minyak goreng yang bekas di pakai.
Ketua RW.05 yang berlokasi di Link. Watestelu RT.13,RW.05, No.54, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon yang aktif di berbagai kegiatan sosial ,serta memiliki Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Dolanan Anak Tradisional dan grup senam “Happii Pingkii” ini, merupakan penggagas serta aktif mensosialisasikan manfaat mengumpulkan minyak goreng jelantah.kepada warga sekitar,khususnya bagi para ibu rumah tangga.
Roseliana Handayani, yang biasa di sapa mami Inces,selaku ketua RW.05,Link.Watestelu, saat di hubungi Lugasnet,Rabu,26/06/2025, mengatakan bahwa; Kegiatan mengumpulkan limbah minyak jelantah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta menjadikan limbah rumah tangga seperti minyak jelantah ini sebagai sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi warga sekitar.

“Alhamdulillah ide ini muncul dari bulan Agustus 2024 yang lalu,ide ini berawal dari warga kami yang bernama Yopi Yudistira, yang mana beliau merupakan pengepul minyak jelantah,
setiap warga yang mengumpulkan minyak jelantah ke kami di bayar/ liternya sebesar Rp.3.000,kami selaku ketua RW menangkap peluang ini,untuk warga sekitar, agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.
“Kebetulan warga kami sendiri di RT.13,17 dan 18 bahkan ada beberapa warga dari lingkungan lain ikut bergabung untuk mengumpulkan minyak jelantah tersebut,dari hasil penjualan minyak jelantah ini,uangnya kami simpan di tabung sesuai nama masing masing dan di bagikan 1 tahun kedepan uangnya,” ungkap,Roseliana Handayani.
“Selaku Ketua RW kami berharap dengan mengumpulkan minyak jelantah ini akan menjadikan nilai ekonomis,serta turut berkontribusi pada pengembangan industri bioenergi yang lebih ramah lingkungan,dan bermanfaat untuk warga kami,serta dapat menambah uang saku bagi para ibu rumah tangga,” tutupnya.(Ags).














