Senin, 16 Maret 2026

Meriah..!! Acara Syukuran Rumah Baru Dari Pasangan Keluarga Mora Hutajulu – Irama Sinaga di Cikande Permai.

Lugas.net, 17 February 2026, 05:32

Serang, LN – Indonesia memiliki adat istiadat yang sangat beragam dan unik di setiap daerahnya, salah satu budaya suku batak dari Sumatera Utara seperti yang dilakukan pasangan keluarga Mora Hutajulu – Irama Sinaga gelar acara syukuran Rumah Baru (Mamasuki Bagas).

Adapun asal daerah Mora Hutajulu dari Sidikalang Kabupaten Dairi sementara Irama Sinaga berasal dari Kabupaten Humbahas Sumatera Utara Utara.

Pasangan keluarga Mora Hutajulu(suami) Irama Sinaga(istri) ini yang bertempat tinggal di perumahan Cikande Permai rt 06,rw 08, Desa Cikande Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini gelar acara menempati rumah baru (Mamasuki Bagas)dimana acara yang dilaksanakan adalah merupakan bagian dari pada budaya adat suku batak yang sampai saat ini dilakukan khusus bagi yang memiliki ekonomi mapan.

Adapun bentuk tujuan gelar acara syukuran rumah baru sebagai ungkapan syukur dan doa agar rumah yang baru selesai dibangun menjadi rumah yang diberkati (“Sibaganding Tua”), aman, dan membawa kebaikan bagi penghuninya.

Pantauan langsung media lugas.net selasa 17/02/2026 acara Mamasuki bagas (Syukuran rumah baru) dimulai dengan acara Ibadah yang dilayani oleh pendeta Albert Pandingaan.

Selanjutnya acara simbol adat yang begitu kental secara sakral yang dipandu oleh setiap protokol masing masing dan keluarga suhut (tuan rumah) Hutajulu yang melaksanakan acara mendapatkan kain ulos dan dekke(ikan mas) dari para Undangan terkhusus dari Hula Hula(keluarga dari pihak istri) dimana kain ulos merupakan sebagai wujud pemberian berkat, kasih sayang, restu, dan perlindungan spiritual (tondi) kepada penerimanya.

Setelah acara simbol adat selesai dilanjutkan acara ramah tamah yang mana undangan dihibur oleh artis artis penyanyi dari ibu Kota Jakarta dihadirkan pihak tuan rumah dengan tembang tembang lagu yang begitu merdu.

Tampak antusias dan rasa suka cita para undangan yang hadir dimana diperkirakan ratusan orang baik dari marga Hutajulu, Sinaga,rombongan Raja Hula Hula,Paguyuban Parsautaon, dari komunitas Gereja dan juga masyarakat sekitar tampak semua bersukacita dan memberikan doa kepada keluarga Hutajulu dan Sinaga agar senantiasa takut akan Tuhan dan memiliki rendah hati menjunjung adat suku batak.

Untuk diketahui acara Mamasuki Bagas adalah upacara adat Batak Toba sebagai bentuk syukur memasuki rumah baru. Tradisi ini dilakukan untuk memohon berkat agar rumah tangga yang menempatinya damai, sehat, dan diberkati, sering melibatkan keluarga besar dan sistem Dalihan Natolu. Prosesi ini melibatkan simbol-simbol adat seperti tudu-tudu sipanganon, dengke, dan ulos. (REDAKSI)