Sabtu, 02 Mei 2026

PT.Doosan diminta harus selektif, Perusahaan diduga kurang sehat jangan ikut proyek IP Unit 9&10.

Lugas.net, 26 June 2021, 03:33

Cilegon, LN – Proyek Pembangunan IP Unit 9&10 yang berlokasi di kelurahan Suralaya, kecamatan Pulo merak, kota Cilegon, sudah mulai berjalan, tentunya banyak perusahaan subcont yang akan bekerja disana,

PT.Indo Raya Tenaga(IRT) Menggandeng PT. Doosan Heavy Industries Indonesia dan dan juga PT. Utama Karya Melakukan MoU beberapa waktu lalu.

Salah satu Perusahaan Subcont PT.Panca Duta Prakarsa diduga keuangan perusahaan kurang sehat, dimana para pekerja mengalami telat gaji bahkan informasi yang diperoleh lugas Net , upah setiap lembur belum dibayarkan perusahaan, sebab itu diminta PT.Doosan harus selektif, Perusahaan telat Bayar upah di proyek IP Unit 9&10 jangan di libatkan.

Seperti yang disampaikan salah satu karyawan PDP kepada media lugas.net yang namanya diminta dirahasiakan sumber menuturkan apa yang dialami saat ini di proyek strategis nasional proyek unit 9&10 Indonesia Power.

“Saya kerja diperusahaan PT.Panca Duta Prakarsa, Di unit 9 &10 di Doosan pengerjaan jatty temporary”, ujarnya sabtu 26/06/2021.

“Kerapkali saya menerima gaji telat, seperti tutup buku tiap tanggal 20,mestinya setiap tanggal 2 di gaji namun kadang tanggal 12 baru di gaji”,
Tuturnya.

“Bahkan sampai saat ini uang lembur belum juga di bayar”, tandasnya.

Masyarakat berharap kepada PT. indo raya tenaga dan PT. Doosan Heavy Industries Indonesia dan dan juga PT. Utama Karya menunjuk perusahaan subcont yang keuangan yang sehat jangan menjadikan pekerja jadi mengalami keterlambatan upah dimana upah itu hak seorang pekerja, apalagi kondisi saat ini pandemi covid-19 semakin meningkat.

Sementara saat dikonfirmasi sabtu 26/06/2021,pihak Perusahaan PT.Panca Duta prakarsa melalui Doni Manager tidak memberikan jawaban pesan whatsapp dari wartawan lugas.net hanya ceklis dua.(Badia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *