Minggu, 03 Mei 2026

Ulur Waktu, Kepala Desa Mangunreja Abaikan “permintaan maaf kepada lugas.net”siap akan laporkan.

Lugas.net, 18 July 2021, 08:20

Cilegon, LN – Kepala desa mangunreja H.Abdul Latief,berupaya dengan mengulur-ulur waktu untuk tidak mengabulkan permintaan maaf akan dugaan pelecehan terhadap jurnalis pada saat peliputan aksi damai Himpunan Pengusaha Kedung soka,Selasa 29/06/2021.

“Ini sudah berlebihan, dan upaya ulur-ulur waktu dan trik H.Abdul Latief, dimana informasi dari pihak nya, baik mengaku keluarga dan sebagainya akan menemui lugas TV dan meminta maaf”, ucap Badia.

“Namun sejauh ini tidak dilakukan, bahkan saya minta,karna kondisi PPKM darurat ini, agar buat Vidio permintaan maaf di kediaman saja, lagi-lagi juga belum dilaksanakan”, ujar Badia.

“Sebenarnya saya sudah mau melaporkan ke pihak Kepolisian,namun karna ada upaya dari kekeluargaan, kita menunggu kita tunda”, imbuh nya.

“Jangan di besar-besar kan persoalan ini oleh pihak lain, ini jelas ada pelecehan jurnalis,bahkan ada ” Bagi – Bagi uang ” Selang dua hari pasca kejadian “, tandasnya.

“Kita ada bukti, “Bagi- Bagi uang” saya akan beberkan nanti jika kita lakukan pelaporan ke polda Banten “, tutupnya.

Untuk diketahui peristiwa pengusiran dan premanisme terhadap wartawan ini ada terjadi,bahkan beberapa wartawan dari beberapa media Ber statemen di media bagaimana gaya dari oknum kepala desa ini, seperti Galuh dari media news dan Aziz dari Banten Exis dan juga Iskandar dari MNCTV, yang ikut dalam peliputan ini, walaupun beberapa hari kemudian ada permintaan maaf yang diwakili oleh perwakilan oknum kepala desa oleh Hajali dan diduga “Bagi -Bagi uang” Namum kepala Desa sendiri tidak mengakui akan pembagian uang itu di Rumah makan Sari Banten dan lugas TV tidak ada dalam pertemuan yang diduga”Bagi-Bagi Uang”(Wahyu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *