Merak, LN – Karna tidak bisa membeli cabai rawit merah 5000 ribu maka ibu tuti membeli cabai rawit ijo,itu juga dapat nya sedikit,itulah gambaran keluhan warga terhadap kondisi beberapa bahan pokok yang mengalami harga mahal, apalagi saat ini dilanda banjir dibeberapa daerah bisa lebih meroket lagi harga bahan pokok.
Tuti warga merak menceritakan mahalnya harga – harga bahan pokok terutama harga cabai, dimana warung tidak melayani pembelian dengan nilai 5000,dimana menurut pedagang harga dari pasar sudah mencapai 130 ribu per kilo, maka di warung wajar menjual 150 ribu per kilo.
“Tadi saya kaget belanja 5000 ribu cabai rawit merah diwarung tidak dilayani,katanya nga bisa, “cerita tuti.
” Bisa bisa harga semakin naik dimana banjir didaerah, bisa nga makan cabai juga ini jadiannya, “ungkapnya.
Salah satu pedagang di pasar tradisional Pulo merak yang namanya diminta jangan ditulis mengatakan kalau harga cabai sudah hampir sebulan mahal,menurut pedagang itu jika dibeli mahal pasti nya mereka juga akan menjual lebih tinggi dari yang dia beli.
” Sudah hampir sebulan mah harga cabai mahal, bukan cabai saja hampir rata-rata mengalami kenaikan, “ujarnya senin 22/02/2021.
” Apalagi sebentar lagi masuk puasa dan lebaran ya sudah pasti naik lagi, Mudah-mudahan naik nya jangan besar, “ungkapan dan pedagang tersebut.(*Hizkia)













