Merak, LN – Beberapa hari ini kondisi cuaca di selat Sunda sangat ekstrim, terlebih di pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni mengalami gangguan sandar kapal,sehingga pelayanan penyeberangan Pelabuhan Merak tertanggung,hal ini disampaikan kepala BPTD (Balai Pengelolaan Transportasi Darat) Wilker VIII Banten Handjar Dwi Antoro kepada lugas.net jum’at 11/02/2022.
Dengan kondisi saat ini diharapkan semua pihak dapat memaklumi dan meminta pengguna jasa untuk bisa lebih bijak dalam merencanakan perjalanan.
“Mengacu data cuaca dari BMKG bahwa kita diminta waspada potensi cuaca ekstrim di beberapa wilayah Indonesia termasuk di selat sunda”, Kata Handjar saat dikonfirmasi.
“Untuk sepekan kedepan sampai senin tangga 14 pebruari tahun 2022,maka kami menghimbau kepada masyarakat kususnya yang akan menyeberang dari Merak ke Bakau agar lebih bijak dalam merencanakan perjalanan”, imbuh nya.
“Saya minta pengguna jasa selalu mengupdate info cuaca di website BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika)”, uangkapnya.
“Pada situasi cuaca ekstrim tertentu Pelayaran merak bakau juga akan mengalami penundaan perjalanan demi keselamatan bersama”, tandasnya.
Pantauan langsung lugas.net akibat cuaca buruk di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni ini, menimbulkan kemacetan diluar pelabuhan, dikarenakan antrian kendaraan yang mengular sampai ke jalan Nasional.(Badia)













