Cilegon, LN– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cilegon H.TB. Dendi R menanggapi keluhan masyarakat yang mana perihal adanya TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa)yang mana belum dapat dirasakan masyarakat manfaat dari TMMD tersebut, seperti yang dilokasi link Wilulang akses jalan ke link Kelapa baris Kelurahan Lebak Gede tahun 2018.
Menurut kepala dinas PUPR Kota Cilegon akan ada kelanjutan pekerjaan TTMD tahun 2018,2019 dan 2020.
“Pada tahun 2024 ini DPUPR selain penangan pembukaan jalan baru Sumur Wuluh dikelurahan Gerem, bersama Kodim Cilegon melalui TMMD, pada tahun 2024 ini juga melakukan /melanjutkan pembangunan ex TMMD” Tulis Dendi Sabtu minggu 12/05/2024.
“TMMD tahun 2018,Kelurahan Gerem tepatnya jalan Wilulang menuju Kelapa Baris, untuk TMMD 2019 ada lingkungan kadang sapi – lingk Parigi,kelurahan Cikarai dan TMMD tahun 2020 link Weri – Kb Benyawak, kelurahan Citangkil.ucapnya.
“Kalau diliat memang kegiatan TMMD sudah lama sekitar 6 – 4 tahun yang lalu (2018-2020),tentunya sebelum Pa Heldy(Walikota Sekarang) seelah PU laporkan kondisi tersebut ke Pa Walikota, alhamdulillah sangat merespon untuk lanjutan TMMD tersebut, ” Tutup Kadis PUPR Kota Cilegon.
Sebelumnya ada pemberitaan dimana Walikota Cilegon sHelldy Agustian dan Komandan Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Aryo Priyoutomo membuka secara resmi kegiatan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) yang ke 120 untuk anggaran tahun 2024.
Salah satu nitizen mempertanyakan TTMD ke 103 tahun 2018 di wilayah kelurahan Lebak gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon dan juga TTMD ke 112 tahun 2022 di wilayah Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, menurut nitizen tersebut sampai saat ini akses jalan yang dibuka tidak dapat digunakan masyarakat.(Red)














