Senin, 25 Mei 2026

HAN Tahun 2025,SMPN 8 Cilegon Gelar Acara Tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”

Lugas.net, 23 July 2025, 09:43

Cilegon, LN – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 ,Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Cilegon memperingati Pagi Ceria Hari Anak Nasional 2025,dengan mengangkat tema nasional tahun ini “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan pagi ceria hari anak nasional SMPN.8 Cilegon di gelar di lapangan sekolah,para siswa/siswi sangat antusias serta semangat mengikuti acara hari anak nasional 2025 yang di kemas dengan acara senam pagi anak indonesia hebat ,senam PGRI, serta senam Maumere serta di lanjutkan dengan permainan tradisional seperti,congklak, engklek,bola bekel,erta membuat karya puisi/cerpen.

Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan SMPN.8 Cilegon, Lidiawati, mewakili Kepala sekolah Yosie Kristin Pandriani saat sambangi,Rabu,23/07/2025 mengatakan bahwa ,Peringatan
Hari Anak Nasional,setiap tahun menjadi pengingat penting bahwa anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa.

“Makna Hari Anak Nasional bagi kami adalah bagaimana mereka tumbuh kembang berdasarkan usianya, menurut saya anak-anak sekarang tumbuh kembang tidak sesuai dengan usianya, terutama dengan ada gedjet,dan gaming yg sangat sangat meresahkan kami sebagai pihak pengajar guru disini,” ujarnya.

“Anak anak millenial sekarang yang luar biasa ini mereka lupa,tugas kami sebagai pengajar memperkenalkan lagi permainan tradisional yang nyaris hilang. Harapan kami anak anak kembali ke fitrahnya yang mana anak anak yang memang menjadi dirinya sendiri,bukan terpengaruh dari budaya luar yang mana mereka lupa bahwa banyak budaya di kita yang harus digali,” tutup, Lidiawati.

Tempat yang sama,Aufik,guru bimbingan Konseling, mengatakan bahwa ,di zaman media sosial yang sangat masif ini sangat mudah di akses perihal budaya dari luar,maka dari itu di SMPN.8 Cilegon ini,kami aktif memperkenalkan budaya Cilegon khususnya permainan tradisional,sehingga anak anak ini dapat mengetahui budaya sendiri yang merupakan jati diri dari bangsa kita,”pungkasnya.

Sementara itu Nadofah, selaku pembina OSIS SMPN.8 Cilegon, menambahkan, permainan tradisional yang di gelar bertujuan tidak hanya untuk melestarikan budaya,tetapi juga membangun keterampilan motorik, kerjasama,serta mengurangi penggunaan gedget,” ujarnya.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi kegiatan rutin bukan hanya pada saat Hari Anak Nasional saja,tetapi bisa masuk ke program Jumat sehat atau Jumat kreasi. Harapan kami anak anak tetap dapat melestarikan budaya lokal maupun nasional,” tutup,Nadofah. (Ags).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *