Minggu, 21 Juni 2026

HMI Cabang Cilegon Gelar Diskusi Publik”Waduh angota DPRD Hanya Satu Orang yang Hadir”.

Lugas.net, 2 September 2020, 02:43
         Ketua HMI Kota Cilegon Rickyl Amri
CILEGON~LUGAS.NET
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Cilegon menggelar Diskusi Publik Corong Aspirasi Rakyat, dalam rangka setahun pasca dilantik Anggota DPRD Kota Cilegon yang bertempat di Aula DPRD Kota Cilegon, Selasa, 1/9/2020.
Hadir dalam Diskusi tersebut Bu Hj. Beatrie Noviana Kepala Bappeda mewaikili Walikota Cilegon, Pak Ba’i Ma’mun Kasat Intel Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Pak Sukiran Kejaksaan Negeri Cilegon, M. Ibrahim Aswadi Anggota DPRD Kota Cilegon, H. Rudi Hartono Tokoh Akademisi.
Permas Dandi Maulana Selaku Panitia Pelaksana mengatakan acara ini merupakan forum intelektual  untuk para wakil rakyat dan seluruh elemen mahasiswa, acara ini bertemakan Menagih Janji Kinerja setahun Anggota DPRD Kota Cilegon Periode 2019-2024. Kegiatan ini juga di hadiri oleh seluruh elemen baik KNPI organisasi kemahasiswaan GMNI, IMC dan lainnya.
Sementara itu Ketua Umum HMI Cabang Cilegon Rickyl Amri mengatakan, diskusi ini untuk mengingatkan janji-janji para wakil rakyat, kami pun telah menyurati Pimpinan DPRD, seluruh Fraksi dan Komisi. Untuk bersama-sama berdiskusi dengan elemen mahasiswa. Unsur Forkopimda pun hadir untuk kegiatan diskusi hari ini.
“Namun disayangkan tak ada anggota DPRD yang hadir di awal acara, memang ada yang beralasan ke tangerang dan lain sebagainya, Namun ada juga anggota dewan yang seliweran di DPRD namun tidak mau melangkahkan kaki ke Aula DPRD.
Jelang akhir Alhamdulillah Pak Ibrohim Aswadi hadir ditengah-tengah kami” ujarnya.
 
Rickyl menambahkan, Masih banyak permasalahan di Kota Cilegon yang perlu di selesaikan bersama, Pendidikan ditengah pandemi ini konstituen juga butuh para wakil rakyatnya agar melirik warga yang memang membutuhkan perangkat yang kurang memadai. 
Kekeringan air di wilayah Cilegon, warga memang benar-benar membutuhkan para wakil rakyatnya, Ketimpangan Sosial, dan masih banyak lagi. Kami berencana menindaklanjuti kegiatan ini, sebab ia ingin diskusi dalam forum intelektual antara Wakil rakyat dengan mahasiswa. Mengingat, mahasiswa berkewajiban mengontrol Trias Politica Eksekutif, Legislatif & Yudikatif.
“Secara pandangan umum, hanya beberapa saja sekitar 50 persen anggota dewan yang terlihat di permukaaan. Ada kemungkinan mereka gak hadir karena takut dikuliti, padahal kita ingin tidak ada sekat antara wakil rakyat dengan rakyatnya. Sehingga bisa bersama-sama diskusi dalam mensejahterakan masyarakat Cilegon. tutupnya”.(Hizkia) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *