Merak, LN – Kasus COVID-19 dratis mengalami kenaikan dipicu akibat musim lebaran idul fitri 1442 bahkan kota Cilegon juga signifikan mengalami peningkatan covid 19,apakah sistem pemeriksaan secara genose tidak maksimal dimana awal diperlukan larangan mudik idul fitri 1442 H,Pihak ASDP selaku oprator pelabuhan sudah melakukan pemeriksaan sistem genose.
Saat dikonfirmasi pihak ketiga yang menjadi pelaksana pemeriksaan sistem genose di pelabuhan Merak Wahyuli Hikmat selaku Koordinator Pemeriksaan Genose Terminal Merak Reguler dan Eksekutif mengatakan tidak bisa dijamin 100 persen pemeriksaan sistem genose, dimana menurut nya sistem genose bekerja secara komputer yang mana tolak ukur dari pernafasan.
“kalau menjamin 100℅ tidak, dimana sistemnya hanya pernapasan saja yang terkoneksi dengan pernapasan,” Ujar wahyu.
Lanjut nya”Kalau nama yang positif tidak bisa kami berikan,sifanya kan privasi, secara garis besar dari 1000 pemeriksaan genose ada yang 20 yang terindikasi positif, dan kami juga sarannkan tidak melanjutkan perjalanan, “imbuhnya.
Sementara itu Saat diminta tanggapan kantor kesehatan Pelabuhan Dr Budiman mengatakan pemeriksaan sistem genose yang di pelabuhan penyebrangan Merak-Bakauheni bukan dari kementrian kesehatan sebab itu pihaknya tidak mau berkomentar.
” Maaf kalau Pemeriksaan sistem genose yang di pelabuhan Merak, bukan kita (Kementerian kesehatan) saya tidak bisa komentar, “jawabnya Singkat.
Sebelumnya Plt Dinas Kesalahan Dana sujakna saat dikonfirmasi lugas.net kamis 17/06/2021 mengakui bahwa kota Cilegon mengalami peningkatan signifikan jumlah kasus Covid-19,Dana juga menyebutkan penyebab dipicu akibat libur panjang lebaran idulfitri 1442 H,saat disinggung soal pemeriksaan sistem genose apakah efektif dana mengatakan bahwa pemeriksaan genose hanya sifatnya sesaat.(Badia)














